UJIAN TENGAH SMESTER
FILSAFAT ADMINISTRASI
Bpk SUGENG RUSMIWARI
OLEH
KABULUDIN ALMAN
ILMU ADMINISTRASI NEGARA
FISIPOL
UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI
MALANG
2014
Filsafat
menolong mendidik, membangun diri kita sendiri dengan berfikir lebih mendalam,
mengalami dan menyadari kerohanian manusia. Rahasia hidup yang kita selidiki
justru memaksa kita berfikir, untuk hidup yang sesadar-sadarnya, dan memberikan
isi kepada hidup kita sendiri. Filsafat memberikan kebiasaan dan kepandaian
untuk melihat dan memecahkan persoalan-persoalan dalam hidup sehari-hari. Orang
yang idup secara dangkal saja, tiak mudah melihat persoalan-persoalan, apalagi
melihat pemecahannya. Dalam filsafat kita dilatih dulu apa yang menjadi
persoalan. Dan ini merupakan syarat mutlak untuk memecahkan masalah.
Betapa
filsafat memberikan pandangan luas , membendung akuisme dan aku-sentrisme. Filsafat
merupakan latihan untuk berfikir sendiri, hingga kita tak hanya ikut-ikutan
saja, membuntut pada pandangan umum, percaya akan setiap semboyan dalam
surat-surat kabar, tetapi secara kritis menyelidiki apa yang dikemukakan orang,
mempunyai pendapat sendiri, berdisi sendiri, dengan cita-cita mencari kebenaran.
Filsafat memberikan dasar-dasar, untuk hidup kita sendiri (terutama dalam
etika) dan untuk ilmu-ilmu pengetahuan dan lainnya, seperti sosiologi, ilmu
jiwa, ilmu mendidik, dan sebagainya.
Filsafat
dibutuhkan di semua bidang kerja. Contohnya profesi dosen, guru, pekerja
seni/budayawan, aktivis LSM, jurnalis, ekskutif, legislatif, yudikatif, TNI,
perbankan. Karena dari yang sudah disebutkan tadi tidak lepas dari tanggung
jawab dan memberi keputusan atau kebijakan-kebijakan yang diambil. Disini jelas
bahwa belajar filsafat adalah berguna dan bermanfaat.