Minggu, 11 Januari 2015

uas

Nama : Kabuludin Alaman
Nim : 2014210064
 No. absen : 64
Kelas : A

 Berkaitan dengan Mata Kuliah Filsafat Administrasi , saya mampu menguasai konsep teoritis. Didalam mata kuliah ini ada beberapa konsep teoritis misalnya materi kuliah yang diberikan antara lain: filsafat, administrasi, leader, organisasi, motivasi, SDA/SDM,dan sebagainya . Disini saya akan menjelaskan konsep filsafat administrasi yang mengacu pada materi yang telah diberikan dalam perkuliahan sebelumya.filsafat administrasi ialah ilmu yang membahas preses catat mencatat yang di lakukan oleh dua orang atau lebih dengan mencapai tujuan tertentu Leader yakni proses berjalannye pemimpin bersama anggotanya dalam situasi tertentu sedangkan organisasi merupakan preses kerja sama dalam menca[ai visi misi yang di tentukan 

Rabu, 29 Oktober 2014

UJIAN TENGAH SMESTER



UJIAN TENGAH SMESTER
FILSAFAT ADMINISTRASI
Bpk SUGENG RUSMIWARI

OLEH
KABULUDIN ALMAN
ILMU ADMINISTRASI NEGARA
FISIPOL
UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI
MALANG
2014



Filsafat menolong mendidik, membangun diri kita sendiri dengan berfikir lebih mendalam, mengalami dan menyadari kerohanian manusia. Rahasia hidup yang kita selidiki justru memaksa kita berfikir, untuk hidup yang sesadar-sadarnya, dan memberikan isi kepada hidup kita sendiri. Filsafat memberikan kebiasaan dan kepandaian untuk melihat dan memecahkan persoalan-persoalan dalam hidup sehari-hari. Orang yang idup secara dangkal saja, tiak mudah melihat persoalan-persoalan, apalagi melihat pemecahannya. Dalam filsafat kita dilatih dulu apa yang menjadi persoalan. Dan ini merupakan syarat mutlak untuk memecahkan masalah.
Betapa filsafat memberikan pandangan luas , membendung akuisme dan aku-sentrisme. Filsafat merupakan latihan untuk berfikir sendiri, hingga kita tak hanya ikut-ikutan saja, membuntut pada pandangan umum, percaya akan setiap semboyan dalam surat-surat kabar, tetapi secara kritis menyelidiki apa yang dikemukakan orang, mempunyai pendapat sendiri, berdisi sendiri, dengan cita-cita mencari kebenaran. Filsafat memberikan dasar-dasar, untuk hidup kita sendiri (terutama dalam etika) dan untuk ilmu-ilmu pengetahuan dan lainnya, seperti sosiologi, ilmu jiwa, ilmu mendidik, dan sebagainya.
Filsafat dibutuhkan di semua bidang kerja. Contohnya profesi dosen, guru, pekerja seni/budayawan, aktivis LSM, jurnalis, ekskutif, legislatif, yudikatif, TNI, perbankan. Karena dari yang sudah disebutkan tadi tidak lepas dari tanggung jawab dan memberi keputusan atau kebijakan-kebijakan yang diambil. Disini jelas bahwa belajar filsafat adalah berguna dan bermanfaat.